O'Neil: Milner Masih Di Villa

Kompas.com - 31/07/2010, 03:20 WIB

BIRMINGHAM, KOMPAS.com - Pelatih Aston Villa, Martin O'Neil mengatakan, tak akan ada masa depan bagi gelandang James Milner di Manchester City musim depan. O'Neil menyebut pihak City tak serius membeli Milner.

Sudah menjadi kabar usang, bahwa City tertarik mendapatkan jasa pemain berusia 24 tahun itu. Sejak bursa pemain resmi dibuka, nama Milner langsung masuk dalam daftar belanja pelatih Roberto Mancini. "The Citizens" pernah mengajukan proposal senilai 20 juta Poundsterling (Rp 278 miliar) untuk membeli Milner.

Tapi tawaran ini ditolak Villa, lantaran dianggap tak sesuai dengan harga jual Milner saat ini. Villa sendiri memasang banderol Milner tak kurang dari angka 30 juta Poundsterling (Rp 417 miliar).

"Belum ada kabar baru sejak saya bicara beberapa hari yang lalu," kata O'Neil.

"James (Milner) ada bersama kami sekarang, dan saya belum mendengar apapun lagi. Ini adalah urusan pemilik dan ketua eksekutif klub," lanjutnya.

Permasalahan harga yang tengah terjadi dengan Milner saat ini hampir sama dengan yang terjadi pada Gareth Barry dua musim lalu. Kala itu Barry yang diincar Liverpool, urung bergabung dengan "The Reds", lantaran Liverpool tak menyanggupi harga yang diminta Villa.

Melihat hal ini, O'Neil lantas memprediksi apa yang terjadi dengan Barry bakal kembali terulang pada Milner. "Faktanya, kami mempunyai situasi yang sama dengan Gareth Barry dua musim lalu. Tapi perpindahan ke Liverpool akhirnya tidak terjadi," cetusnya.

"Kami memberi harga pada Barry, dan ternyata tidak cocok. Barry kemudian kembali bermain dan menampilkan performa terbaik di sepanjang karirnya. Saya yakin Milner akan mengalami hal serupa," tutup pelatih berusia 58 tahun ini.(GL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau