JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Kebangsaan (LKK), Viktus Murin, menilai, wacana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan merupakan solusi tepat untuk mengatasi kesenjangan antarwilayah yang mengancam integritas NKRI.
"Ini bukan hanya solusi tepat, tapi ini merupakan pilihan sadar untuk menindaklanjuti konsep Bung Karno (Presiden I RI) yang pernah mulai mengembangkan Kota Palangkaraya sebagai ibu kota negara lebih tiga dasawarsa silam," katanya melalui telepon dari Lhokseumawe, Aceh Utara, Sabtu (31/7/2010).
Viktus Murin yang sedang menjadi pendamping peserta Pendidikan Kesadaran Bela Negara (PKBN) Pemuda Tingkat Nasional oleh Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga mengatakan, pemindahan ibu kota bukan hanya karena semakin padatnnya masalah lalulintas serta sangat tingginya arus urbanisasi dengan beragam problematik ikutannya.
"Sekali lagi, ini merupakan pilihan sadar untuk semakin memartabatkan. Sebuah ibu kota negara yang nantinya mendorong upaya memartabatkan seluruh wilayah," katanya.
Apa yang terjadi di ibu kota, ujarnya, biasanya merembes ke daerah dan ketidakberesan serta suasana kehidupan yang cenderung mengarah semakin tak bermartabat di Jakarta saat ini banyak berimbas ke daerah-daerah.
Karenanya, Viktus Murin dengan gamblang mendesak Pemerintah agar segera merespon wacana pemindahan ibu kota negara ini lewat aksi nyata serta penuh percaya diri tidak lagi hanya memperpanjang wacana tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang