JERUSALEM, KOMPAS.com - Pesawat Israel membom sebuah terowongan dan kamp pelatihan kelompok gerilyawan di Jalur Gaza, Minggu (1/8/2010) setelah serangan roket menghantam wilayah Israel.
Serangan udara Israel itu menimbulkan kerusakan tetapi tidak ada korban dilaporkan. "Roket yang ditembakan, pada Sabtu menimbulkan kerusakan berat pada gedung Israel dekat perbatasan Jalur Gaza," kata militer.
Tidak ada yang cedera dalam serangan itu. Kelompok pejuang Salafi mengaku telah melancarkan serangan roket itu.
Ini adalah kejadian kedua seperti itu yang mendapat reaksi Israel kurang dari dua hari.
Pada Jumat, sebuah roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza mendarat di kota pantai Laut Tengah Israel, Ashkelon , merusak jendela-jendela dan mobil-mobil yang diparkir.
"Israel membalas aksi itu dengan serangan-serangan yang menewaskan seorang komandan militer Hamas di Jalur Gaza," kata Hamas.
Baku serang itu menandakan peningkatan ketegangan antara Israel dan para pejuang Gaza setelah satu periode relatif tenang. Militer mengatakan sekitar 110 roket ditembakkan ke Israel sejak awal tahun 2010.
Israel melancarkan serangan tiga minggu terhadap Jalur Gaza akhir tahun 2008 dengan dalih untuk menghentikan serangan-serangan roket dari wilayah itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang