Bentrok di rempoa

Polda Metro Jaya Akan Evaluasi Ormas

Kompas.com - 01/08/2010, 16:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk mencegah terulangnya kasus kekerasan yang melibatkan sejumlah organisasi masyarakat, Polri akan melakukan evaluasi terhadap ormas-ormas. Hal ini ditegaskan Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Timur Pardopo ketika ditemui wartawan selepas menghadiri acara pelantikan Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LPKI) di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Minggu (1/8/2010) siang.

"Akan kami evaluasi, dan pembinaan akan dilaksanakan," tuturnya.

Melengkapi pernyataan Kapolda, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli yang ditemui di tempat yang sama mengatakan, pembinaan yang dilakukan oleh pihaknya adalah bentuk kerja sama dalam hal positif.

"Pembinaan itu adalah kerja sama agar ormas-ormas itu dapat memiliki program yang positif. Jadi, jangan ormas itu mendatangkan kerugian bagi masyarakat. Jadi, jangan sampai ada program atau perilaku yang justru meresahkan masyarakat," tutur Boy.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada para petinggi dari ormas-ormas yang kerap kali menimbulkan keresahan di masyarakat agar dapat mengemudikan organisasi yang dipimpinnya sesuai dengan tujuannya semula.

"Kalau ormas memiliki program yang baik, hanya ada oknum-oknum dan masyarakat yang melakukan tindakan yang merugikan. Pimpinan-pimpinan atau pengurusnya harus dapat membawa organisasinya dibentuk sesuai dengan tujuan," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Sabtu malam, sejumlah anggota FBR bentrok dengan beberapa kelompok masyarakat di sekitar Bintaro. Akibat beberapa bentrokan tersebut, sebuah mobil dan sepeda motor dikabarkan rusak terbakar. Sekitar 32 orang dikabarkan sudah diamankan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau