Tabung gas 3 kg

Lemah, Sosialisasi Elpiji 3 Kilogram

Kompas.com - 02/08/2010, 17:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sosialisasi mengenai penggunaan gas elpiji 3 kilogram yang aman dinilai masih lemah. Padahal hal itu merupakan program pemerintah terkait konversi minyak tanah ke elpiji yang dicanangkan sejak tahun 2007 silam. Untuk itu, pemerintah perlu lebih menggalakkan sosialisasi secara langsung ke komunitas.

Menurut pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Huzna Zahir, pemerintah bergerak sangat lamban dalam kegiatan sosialisasi tata cara pemakaian elpiji 3 kilogram yang aman termasuk mengenai masa pakai maupun kelaikan pakai tabung gas elpiji dan aksesorisnya. "Seharusnya pemerintah memeriksa kondisi paket perdana konversi ke komunitas masyarakat," ujarnya.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo, Senin (2/8/2010), di Jakarta, mengakui, sosialisasi mengenai penggunaan gas elpiji 3 kilogram yang aman masih perlu lebih digencarkan. Selama ini sosialisasi sudah berjalan, tetapi masing-masing kementerian teknis terkait masih sibuk mengalokasikan anggarannya.

Untuk itu, hasil rapat koordinasi teknis memutuskan bahwa sosialisasi mengenai program konversi minyak tanah ke elpiji, terutama mengenai penggunaan gas elpiji 3 kilogram yang aman, dipimpin Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). "Anggarannya sudah keluar untuk program sosialisasi sampai Desember," kata Indroyono.

"Jadi, Kementerian ESDM berada di depan dalam kegiatan sosialisasi gas elpiji 3 kilogram," ujar Indroyono.

Kegiatan sosialisasi itu juga melibatkan semua kementerian terkait antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, pihak PT Pertamina selaku pemasok gas elpiji 3 kilogram, dan pemerintah daerah setempat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau