Pornografi di dpr

IT DPR: Orang Iseng Buka Situs Porno

Kompas.com - 02/08/2010, 19:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tenaga Ahli Pusat Pengkajian dan Pengelolaan Data dan Informasi (P3DI) DPR, Andi Mardinsyah, mengatakan, munculnya situs porno di layar kios informasi Gedung Nusantara III karena ulah orang iseng. Menurut Andi, layar yang menampilkan informasi harian DPR itu bisa ditutup dan digunakan untuk browsing situs web lainnya.

"Kios itu kan terbuka untuk umum. Semua kios kita coba kendalikan. Padahal, sudah dipasang aplikasi khusus hanya untuk membuka website DPR. Entah kenapa kok bisa keluar untuk membuka (website) yang lain dengan menggunakan Internet Explorer. Jadi, mungkin situs itu muncul karena ada pengguna yang membukanya," kata Andi seusai rapat di ruang kerja Sekjen DPR, Senin (2/8/2010) petang.

Ketika ditanya bergerak-geraknya kursor pada situs web itu sesaat setelah muncul, Andi mengatakan, karena tengah coba ditutup oleh sentral pengendali. Namun, Andi tak bisa menjelaskan mengapa situs yang sama muncul di kios lainnya. "Oh kami tidak tahu, nanti coba kami telusuri," katanya.

Padahal, selama ini kios informasi itu diketahui hanya bisa membuka situs web DPR dan tidak bisa untuk membuka situs web lainnya. Sementara itu, Sekjen DPR Nining Indra Saleh mengatakan, yang disalahgunakan adalah kios informasi dan bukan situs web DPR yang di-hack.

"Website tidak di-hack. Hanya dimanfaatkan untuk membuka website lain. Kios informasi kan bersifat umum dan bisa dimanfaatkan oleh siapa saja," kata Nining.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau