Juli, Yamaha Yakin Bisa Jual 310.000 Unit

Kompas.com - 03/08/2010, 07:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengakhiri bulan pertama pada paruh tahun 2010, Yamaha yakin dapat mencapai distribusi (wholesales) 310.000 unit. Naik 3,1 persen dari bulan sebelumnya 300.408 unit.

Dyonisius Beti, Presiden Direktur YMKI mengatakan, pasar sepedamotor nasional terus tumbuh positif, utamanya mendekati Hari Raya Idul Fitri, September mendatang. Tradisi konsumen memiliki sepedamotor baru saat lebaran mulai terlihat di Juli lalu.

"Penjualan kita meningkat dari bulan lalu. Kapasitas kita sudah penuh bulan lalu. Selain itu penyerapan ritel juga lebih bagus pada bulan Juli lalu," jelas Dyon.

Ditambahkan, penyerapan pada ritel membuat posisi stok produk Yamaha berkurang. Akibatnya, beberapa model favorit mulai inden. Total pasar, diprediksi naik sekitar 8 persen atau 52.429 unit menjadi 707.792 unit.

Terpisah, Paulus Sugih Firmanto, General Manager Promotion and Motorsport Yamaha menambahkan, tingkat distribusi akan meningkat dua bulan terakhir untuk pemnjualan hari raya. Pada Agustus, lanjutnya, produksi masih menguat setara dengan posisi Juli dan mulai menurun pada September. Penyebabnya hari kerja yang sedikit karena banyak masyarakat mudik. "Sedikitnya, penjualan kami di Juli itu mencapai 310.000 unit," ujar Paulus.

DP Naik Sementara itu, untuk menjaga tingkat kredit macet atau dikenal dengan non-performing loan (NPL) di pasarsepeda motor, Yamaha berencana meningkatkan batas uang pangkal alias down payment (DP) kepemilikan. Kondisi ini diciptakan agar beban cicilan kredit bulanan bisa terjaga dan tak banyak terjadi pengembalian unit yang tidak lunas.

Yamaha menaikkan DP rata-rata, dari Rp1,5 juta menjadi Rp1,75 juta per unit. "Memang biasanya NPL meningkat di lebaran. Kita menaikkan DP agar konsumen memperhitungkan kemampuan ekonominya. Jangan cuma mengejar sepedamotor baru tanpa memikirkan cicilan bulanan," jelas Paulus.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau