JAKARTA, KOMPAS.com — Pengacara senior Adnan Buyung Nasution menduga kasus mundurnya Irjen Herman Effendy dari keanggotaan Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum merupakan masalah besar. Jika selama ini publik melihatnya sebagai sebuah kasus yang terjadi akibat adanya ketersinggungan, itu merupakan bagian kecilnya saja.
"Saya kok melihatnya masalahnya bukan ketersinggungan, ada masalah yang lebih besar daripada itu. Kalau cuma masalah ketersinggungan itu masalah kecil-lah, Denny itu kan memang biasa nyeletuk," ujar Buyung saat ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (3/8/2010).
Karena itu, menurut Buyung, yang perlu diperjelas adalah Herman harus mengungkapkan apa yang terjadi sebenarnya di tubuh Satgas Pemberantasan Mafia Hukum sehingga dirinya memilih mundur.
"Saya yakin ada yang lebih substantif daripada masalah ketersinggungan, makanya Herman harus membukanya," jelas Buyung.
Tidak hanya itu, Buyung juga meminta Herman lebih terbuka dalam kasus yang menimpanya tersebut.
"Perlu ada keterbukaan kenapa sampai Herman mau mundur biar semua masyarakat tahu sebenarnya ada apa. Sekali lagi, kalau masalah ketersinggungan itu mah masalah kecil," tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Irjen Herman Effendy berencana mundur dari Satgas Pemberantasan Mafia Hukum lantaran berselisih paham dengan Sekretaris Satgas Denny Indrayana soal perbedaan pelaporan sebuah penanganan kasus. (Tribunnews/Willy Widianto)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang