JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sudah memegang delapan nama yang akan menjadi calon Kapolri baru. Namun, kedelapan nama tersebut masih dirahasiakan.
"Nama sudah kita terima. Ada delapan (nama). Surat resmi di Ketua Kompolnas. Itu (nama calon Kapolri) rahasia. Saya pun belum tahu siapa nama-namanya," ujar anggota Kompolnas, Adnan Pandu Praja, Rabu (4/8/2010), di Hotel Mercure, Jakarta.
Menurutnya, Kompolnas masih akan memroses nama-nama tersebut dengan melihat track record story. "Setelah nanti nama-nama dibuka, apa sih kira-kira harapan publik mengenai kriteria Polri yg ideal. Kita akan ke sana," ujar Adnan.
Selain itu, untuk memilih calon Polri, Kompolnas mengaku akan bekerja sama dengan Komnas HAM, KPK, PPATK, dan Ditjen Pajak. "Kami akan melibatkan komisi-komisi terkait agar pimpinan Polri mendatang tidak bersinggungan dengan persoalan-persoalan HAM, korupsi, atau pajak, dan sebagainya," tandas Adnan.
Lembaga-lembaga tersebut juga sudah merespon positif kerja sama ini. Diharapkan, klarifikasi terhadap nama-nama calon Kapolri tersebut, akan dilakukan pada bulan September 2010.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang