Minuman Beralkohol Mulai Disita

Kompas.com - 04/08/2010, 21:53 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Polsek Padang Timur di daerah Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang menyita sebanyak 186 botol minuman keras dari berbagai merek.

"Kita berhasil menyita sebanyak 186 botol minuman keras dari berbagai merk yanng dijual bebas di daerah Simpang Haru, Kota Padang," kata Wakapolsek Padang Timur Aiptu Ali Nursyam, Rabu (4/8/2010).

Ratusan botol minuman keras yang disita pihak kepolisian tersebut terdiri dari berbagai merk.

Menurutnya, penyitaan tersebut hasil dari razia Oprasi Cipta Kondisi yang dilakukan Polsek Padang Timur selama dua hari.

"Miras yang sita petugas, dijual pedagang eceran yang ada di daerah Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur Kota Padang," katanya.

Dia menambahkan, rata-rata pedagang eceran yang ada di daerah Simpang Haru tersebut menjual minuman keras berkadar alkhol diatas 40 persen atau minuman golongan A.

"Padahal aturan yang ada, minuman keras kadar alkhol di atas 40 persen dilarang jual bebas," katanya.

Dia menambahkan, razia ini sehubungan memasuki bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Razia dengan sandi Operasi Cipta Kondisi dan Operasi Pekat I tahun 2010, dimulai menjelang Bulan Ramadhan dengan penyakit masyarakat (pekat), premanisme," katanya.

Menurutnya, salah satu pemicu permasalahan maupun terjadinya tindak kejahatan di tengah-tengah masyarakat adalah minuman keras.

"Kita tidak menginginkan terjadinya aksi tindak kejahatan di saat umat Islam menunaikan ibadah puasa," katanya.

Dia menambahkan, kami berupaya supaya bulan Ramadhan umat Islam yang menuai ibadah puasa benar-benar khusyuk tidak terganggu keimanannya.

"Kami terus melakukan razia di wilayah Padang Timur, demi terciptanya kondisi yang kondusif di tengah masyarakat saat menunaikan ibadah puasa," katanya.

Barang bukti hasil razia tersebut diamankan di Mapolsek Padang Timur, sedangkan penjual dijerat dengan pasal tindak pidana ringan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau