Iran

Konvoi Ahmadinejad Dikabarkan Diserang

Kompas.com - 05/08/2010, 04:12 WIB

TEHERAN, RABU - Rombongan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad sempat dikabarkan diserang dengan lemparan granat dalam perjalanan menuju kota Hamedan di Iran bagian barat, Rabu (4/8) pagi. Namun, kabar itu segera dibantah oleh pihak Pemerintah Iran.

Dalam laporan yang dilansir kantor berita AP dan AFP, sebelumnya dikabarkan bahwa konvoi kendaraan Presiden Ahmadinejad sedang menuju kota Hamedan saat sebuah granat tangan dilempar dan meledak. Beberapa orang dilaporkan ditahan setelah insiden yang tidak menimbulkan korban itu.

Namun, kabar tersebut langsung dibantah oleh pihak pemerintah. Stasiun TV milik pemerintah mengabarkan, sama sekali tidak ada insiden penyerangan apa pun terhadap rombongan Presiden di Hamedan.

Seorang pejabat Kantor Kepresidenan Iran menambahkan, ”Itu hanya ledakan mercon. Kami akan mengeluarkan pernyataan resmi segera.”

   Belakangan, stasiun TV di Iran menyiarkan langsung pidato Ahmadinejad di hadapan masyarakat di sebuah stadion di Hamedan, Rabu siang. Dalam pidatonya, Ahmadinejad sama sekali tidak menyinggung tentang adanya insiden penyerangan.

Menuduh Israel

Kabar penyerangan ini beredar hanya dua hari setelah Ahmadinejad mengulang lagi pernyataan bahwa Israel hendak membunuhnya. Kabar tersebut mulai beredar setelah situs www.khabaronline.ir, yang dikabarkan punya hubungan dekat dengan Ketua Parlemen Ali Larijani, merilis berita bahwa ledakan terjadi sekitar 100 meter dari mobil Ahmadinejad.

Namun, saat Kompas mengecek langsung ke situs tersebut hari Rabu sekitar pukul 19.30 WIB, berita tersebut sudah tidak dapat ditemukan. Menurut BBC, berita-berita tersebut sempat ditayangkan, tetapi kemudian dilepas sendiri oleh laman yang bersangkutan. (AP/AFP/DHF)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau