Citigroup Siap Beraksi di BEI

Kompas.com - 05/08/2010, 08:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Citigroup Securities Indonesia akhirnya resmi menjadi broker anggota Bursa Efek Indonesia (BEI). Citi menambah jumlah anggota bursa (AB) menjadi 120.

Sebelumnya, Citigroup memang sudah terdaftar sebagai penjamin emisi di Indonesia. Nah, hari ini (4/8/2010), Citigroup sudah melengkapi bisnis unitnya untuk menjadi broker ekuitas di Indonesia. Citigroup menyandang CG sebagai kode mereka.

Menurut Ito Warsito, Direktur Utama BEI, Citigroup mengambil alih kursi AB milik Republic Securities. Sayangnya, manajemen Citigroup masih enggan mengungkapkan berapa nilai akuisisi kursi Republic Securities itu.

Di tahap awal, menurut Tigor M. Siahaan, Country Business Manager, Institutional Clients Group Citi Indonesia, Citi masih akan fokus menggarap investor dalam negeri. Tapi, Citi masih memilih cara transaksi tradisional. Artinya, dalam waktu dekat, Citigroup Securities belum akan menggunakan sistem online trading.

Meski demikian, Citigroup yakin mereka mampu bersaing dengan anggota bursa yang lain. "Kami menargetkan bisa menjadi top 3 broker di Indonesia," terang Tigor. Kalau saat ini total transaksi harian di BEI bisa mencapai Rp 4 Triliun-Rp 5 Triliun, Head Of Equity Sales PT Citigroup Securities Indonesia Hasan Ukim yakin, Citi bisa menjaring sekitar 4 persen-5 persen dari total transaksi per hari.

Citigroup memang sudah memiliki pengalaman menjalankan bisnis broker di 80 negara. Di Indonesia, sebelumnya, Citigroup telah mempunyai bisnis penjaminan (underwriting) di Indonesia. Citi telah membantu beberapa emisi baik saham maupun obligasi. Menurut Tigor, sampai dengan sekarang, mereka telah membantu menjaring dana sebesar 4 miliar dollar AS dari pasar modal.

"Masih ada beberapa emisi yang akan kami kerjakan sampai akhir tahun, tapi kami masih belum bisa menyebutkan berapa nilainya," jelas Tigor. Dia berharap nilainya bisa sekitar 5 miliar dollar AS hingga 6 miliar dollar AS sampai akhir tahun 2010.

Citi memang telah menjadi pejamin emisi beberapa emiten. Yang terbaru adalah obligasi global PT Indosat Tbk (ISAT) senilai 650 juta dollar aS. Di sini mereka membantu sebagai sub koordinator. (Avanty Nurdiana/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau