KOMPAS.com — Parlemen Kuba menyediakan satu sesi khusus dalam persidangan pada Sabtu (7/8/2010) untuk mantan Presiden, Fidel Castro. Agendanya, peringatan soal bahaya persaingan nuklir.
Minggu lalu, Fidel memang sudah meminta parlemen untuk acara tersebut. Menurutnya, kongkalikong antara Uwak Sam (US) dan Israel bakal memperkuat sanksi terkait aktivitas nuklir Iran. Fidel juga mengatakan, US bakal berseteru dengan Korea Utara. Problemnya tetap sama, yakni nuklir. "Saya sudah mendesak Presiden Barack Obama untuk menghindari konfrontasi," imbuhnya.
Sejak Juli tahun ini, Fidel Castro seolah bangkit kembali. Ia beberapa kali tampil di depan umum.
Sebelumnya, seturut catatan Reuters, Kamis (5/8/2010), Fidel Castro sejak 2006 tak pernah tampil. Pasalnya, dia jatuh sakit. Makanya, pada 2008, Raul Castro, sang adik, bertugas lebih aktif untuk memimpin Kuba.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang