JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra Honda Motor (AHM) punya tanggung jawab moral dalam keselamatan berkendara, terutama terhadap pengedara sepeda motor. Untuk itu, melalui program safety ridingnya, AHM membekali para instruktur klub-klub dengan teknik menunggang motor. Hanya, caranya melalui kompetisi yang dinamakan "Instruktur Safety Riding" yang berlangsung di arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, 4-5 Agustus 2010.
Kompetisi diikuti 19 klub motor Honda dari Jawa dan Bali, di samping dari internal AHM dan utusan main dealer. Seluruh perserta wajib memenuhi standar kompetisi instruktur safety riding Jepang. Pememang mendapat hadiah Honda Blade, notebook dan akan mewakili AHM pada kompetisi yang lebih besar.
Penilaian dilakukan, baik secara individu maupun kelompok. Beberapa materi yang diuji meliputi teori dan praktik antara lain, pengereman 60 km per jam, slalom figure + figure 8, slalom course dan narrow plank.
"Instruktur safety riding merupakan garda depan untuk menyebarkan virus positif kepada pengendara lain. Kami punya tanggung jawab moral memberikan pelatihan keselamatan pengendaranya," ujar Julius Aslan, Direktur Pemasaran AHM di sela acara, hari ini.
Para peserta klub berasal dari, Paguyuban honda banten (PHB): CS1 Community Banten, Community Banten Tiger, dan Honda Beat Club Banten; Asosiasi Honda Jakarta (AHJ): Honda Beat Club Jakarta dan Honda Supra X125 Jakarta; Ikatan motor honda bandung (IMHB): Karisma Honda Automotive Team Bandung, Honda Astrea Supra Team Bandung dan Honda Mega Pro Club Bandung; Paguyuban honda semarang (PAHS): Honda Mega Pro Club Semarang; Paguyuban Honda Solo (PHS): Community of Mega Pro Motorcycle Solo; Surabaya honda community (SHC): Honda Motor Club Surabaya Kuntul surabaya (classic); Paguyuban motor honda yogyakarta (PMHY): Jogya Vario Community dan Jogya Beat Riders.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang