MAKASSAR, KOMPAS.com - Universitas Negeri Makassar berencana mendirikan sebanyak 10 Rumah Susun Sederhana Sewa untuk mahasiswanya.
"Rusunawa ini hanya dikhususkan bagi mahasiswa baru yang melanjutkan studinya di kampus ini," kata Rektor UNM, Prof.Dr.Arismunandar, Mpd, di Makassar, Kamis. Hingga saat ini, kata dia, UNM hanya memiliki satu unit rusunawa yang letaknya berada di kawasan Kampus UNM Tidung.
"Rusunawa yang kami miliki saat ini tidak cukup untuk menampung mahasiswa baru yang jumlahnya mencapai 5.000 orang," tuturnya.
Ia mengatakan, dengan rata-rata jumlah mahasiswa baru sebanyak itu, maka masih diperlukan sebanyak 1.250 kamar agar seluruhnya bisa tertampung. Satu rusunawa, lanjutnya, diharapkan bisa menampung sebanyak 500 orang mahasiswa.
"Untuk tahun ini, kami sudah mengusulkan kepada Kementerian Perumahan Rakyat dan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi untuk bisa menambah sebanyak tiga unit rusunawa," jelasnya.
Akan tetapi, kata dia, hingga saat ini pihak UNM belum mendapatkan kepastian mengenai pembangunan rusunawa tersebut.
Menurutnya, dalam satu kamar dengan tipe 21 tersebut sudah dilengkapi dengan fasilitas tempat tidur dan lemari serta dapat dihuni oleh tiga orang mahasiswa. "Keberadaan rusunawa ini sangat penting bagi mahasiswa baru yang berasal dari luar Makassar, karena sebagian besar belum mengetahui kondisi Kota Makassar," ungkapnya.
Dengan begitu, lanjutnya, keberadaan rusunawa akan semakin memudahkan mereka untuk melakukan kegiatan-kegiatan kampus.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang