Rooney: "Setan Merah" Sulit Juara

Kompas.com - 06/08/2010, 01:23 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com Penyerang Manchester United, Wayne Rooney, meramal bahwa persaingan di Liga Inggris akan semakin sengit pada musim depan. Menurutnya, bukan perkara yang mudah bagi "Setan Merah" untuk kembali ke track juara.

Dalam empat tahun terakhir, "Setan Merah" selalu berhasil merajai Liga Inggris. Namun, pada musim lalu, "The Red Devils" terpaksa menyerahkan takhta juara kepada Chelsea. MU harus puas berada di peringkat kedua dengan terpaut satu angka dari "The Blues".

Menjelang musim depan, MU yang berambisi kembali ke track juara tak melakukan perombakan besar-besaran. Mereka hanya mampu memboyong Javier Hernandez dari Chivas de Guadalajara. Padahal, Wayne Rooney dkk akan mendapat tantangan berat dari rival-rivalnya, seperti Chelsea, Arsenal, Liverpool, dan Manchester City. "The Citizens", misalnya, terus mengincar pemain-pemain berkelas demi meruntuhkan dominasi rival sekotanya di Liga Inggris.

"Sejak bergabung dengan MU, aku pikir Premier League menjadi liga yang semakin sulit untuk dimenangkan. Pada musim lalu mungkin Anda mendapat laga yang mudah ketika klub-klub top bisa mengistrihatkan pemainnya. Namun, itu tidak akan terjadi lagi," ungkap Rooney kepada Sky Sports.

"Musim 2009-2010 merupakan musim terberat yang pernah aku alami. Tiga atau empat musim sebelumnya mungkin lebih mudah diprediksi. Namun, tahun ini akan lebih menarik. Banyak klub top kehilangan banyak angka. Hal ini mungkin jarang terjadi sebelumnya," paparnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau