Dibikinkan Konser, Ariel Cuma Senyum

Kompas.com - 06/08/2010, 17:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Di tengah hujatan karena kasus video pornonya, vokalis Nazriel Irham alias Ariel mendapat dukungan dari teman-teman sesama artis musik. Dukungan itu salah satunya berwujud konser yang dimotori oleh Ahmad Dhani, yang bertajuk For.. Free Ariel...!! dan digelar pada Selasa (3/8/2010) malam. Mendapat dukungan seperti itu, Ariel hanya menanggapinya dengan tersenyum.

Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum Ariel, OC Kaligis, ketika diwawancarai di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (6/8/2010). "Dia sebagai musisi kalau ketemu sesama musisi kan bahagia juga. Dia itu orangnya enggak banyak ngomong, cuma senyum saja tadi," kata Kaligis. 

Menanggapi kontroversi pergelaran konser tersebut, Kaligis mengatakan pula bahwa sebagai pemusik, Dhani dan yang lainnya berhak untuk mengungkapkan pendapat. Menurutnya, konser itu merupakan salah satu bentuk rasa simpati yang ditunjukkan oleh teman-teman sesama artis musik untuk Ariel. "Wartawan saja bebas menyatakan pendapat. Masa, musisi enggak boleh. Banyak cara untuk menyatakan simpati terhadap Ariel," ujarnya.

Kaligis menambahkan bahwa saat ini kondisi Ariel di tahanan baik-baik saja. (ANI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau