Musibah rombongan dprd

Foto-foto Tenggelamnya Kapal Ex Rogero

Kompas.com - 07/08/2010, 18:05 WIB

MANADO, KOMPAS.com — Kunjungan kerja anggota Komisi III DPR ke Kota Manado, Sulawesi Utara, sebenarnya sudah berakhir sejak Jumat (6/8/2010). Rencananya, Sabtu siang ini, rombongan anggota Dewan yang membawa istri ini akan bertolak ke Jakarta.

Namun, seperti wisatawan lainnya, beberapa anggota rombongan ingin bermain-main ke Pulau Bunaken untuk melihat keelokan biota laut di sana. Rombongan berangkat menggunakan dua kapal, satu kapal besar dan satu kapal kecil pada pukul 08.00 Wita dari Pantai Marina, Manado.

Rombongan sampai di Bunaken dengan selamat, kendati cuaca waktu itu hujan dan laut cukup berombak. Selesai menikmati Bunaken, rombongan hendak pulang ke Pantai Marina. Namun karena ombak besar, Alexalengko, nakhoda kapal, mengalihkan tujuan ke Pelabuhan Manado.

Malang tak dapat dipinta, mujur tak dapat diraih, mesin perahu Ex Rogero yang ditumpangi sedikitnya 12 penumpang, termasuk anggota Komisi III DPR RI, sekitar pukul 11.45 Wita, tiba-tiba mati. Padahal, jarak antara kapal dan dermaga sudah dekat.

Mendadak, datanglah ombak setinggi 2,5 meter menghantam kapal dan mercusuar yang ada di dekatnya. Kapal yang ditumpangi Setia Permana (PDI-P), Otong Abdurrahman (PPP), Dimyati Natakusumah (PPP), Abubakar Al Habsyi (PKB), Nudirman Munir (Golkar), M Nurdin (PDI P), Sutjipto (Demokrat) dan istri, serta Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati (Hanura) pun hancur berkeping-keping.

Anggota Komisi III yang jago berenang berhasil menyelamatkan diri. Lain halnya dengan Setia Permana dan istri dari Sutjipto, mereka tewas di lokasi kejadian. Hingga saat ini polisi setempat masih menyelidiki peristiwa naas tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau