Uthe Ingin Duet Bareng Iwan Fals

Kompas.com - 07/08/2010, 22:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Selama 25 tahun malang melintang di dunia tarik suara, masih ada obsesi Ruth Sahanaya yang belum tercapai. Diva pop Tanah Air yang akrab disapa Uthe itu ingin berduet dengan Iwan Fals. 

"Cita-cita saya yang belum tercapai itu duet dengan Iwan Fals. Dari dulu pengin banget, tapi belum kesampaian," kata Uthe dalam acara peluncuran album mininya, Thankful, di Hard Rock Cafe Jakarta, Sabtu (7/8/2010). 

Alasannya, tutur pelantun lagu Kaulah Segalanya itu, ia menganggap Iwan Fals merupakan pemusik yang melegenda dan masuk ke segala zaman. "Buat saya, dan mungkin seluruh Indonesia juga beranggapan sama, dia (Iwan Fals) itu legend," ucapnya sambil tersenyum. 

Dituturkannya, selama ini dirinya memang belum pernah mengajak Iwan untuk berduet bareng. Padahal, ia beberapa kali sempat bertemu dengan Iwan dalam acara-acara televisi yang sama. Sayang, kesempatan untuk duet bareng belum pernah terpenuhi hingga kini. "Saya sudah pernah ketemu di acara televisi, tetapi belum pernah duet bareng," ujarnya. (ANI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau