Pentingnya Inisiasi Menyusui Dini

Kompas.com - 09/08/2010, 07:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bayi yang baru lahir sangat rentan terhadap kematian akibat hipotermia. Namun 16 persen kematian bayi dapat dicegah melalui pemberian ASI pada sejak hari pertama dilahirkan. Angka ini naik menjadi 22 persen jika pemberian ASI dimulai satu jam setelah kelahiran atau dikenal dengan istilah inisiasi menyusui dini (IMD).

"Jika melakukan inisiasi menyusui dini, maka risiko kematian bayi berkurang karena dengan meletakkan bayi pada dada ibu dapat mengurangi risiko kedinginan atau hipotermia. Di mana, bisa meningkatkan suhu tubuh pada bayi yang menjadikan angka kematian bayi menurun," ungkap konselor laktasi, dr Galih Linggar Astu di sela acara Breastfeeding Gives A Lives, Sabtu (07/08/10).

Proses IMD dimulai dengan melekatkan bayi ke ibunya segera setelah bayinya lahir. Jangka waktunya ialah satu jam karena si bayi butuh beradaptasi dengan lingkungan setelah keluar dari rahim. Dimulai dengan diam atau siaga selama 30 menit, setelah itu si bayi akan mulai bergerak mencari payudara ibu.

IMD sendiri menurut  Galih sudah mulai menggantikan prosedur memandikan bayi setelah bayi dilahirkan.  "Kita tidak lagi memandikan namun, hanya mengeringkan kemudian melekatkan langsung pada dada ibunya. Karena ibu berfungsi sebagai inkubator alami," kata Galih.

Bagian yang dikeringkan pun hanya tubuh si bayi saja. "Memang kita biasanya tidak menghilangkan lemak di tangan karena lemak yang ada di telapak tangan bayi baunya sama dengan bau payudara ibu. Jadi dengan lemak itu ia (si bayi) akan  mudah  mencari puting susu ibunya," kata Galih.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau