Toure: Premier League Lebih Bagus dari La Liga

Kompas.com - 09/08/2010, 21:35 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Gelandang baru Manchester City, Yaya Toure, menegaskan, dirinya pindah ke Inggris bukan lantaran faktor uang. Toure mengatakan, kualitas Premier League lebih baik dari La Liga dan ini menjadi alasan utamanya bergabung dengan "The Citizens".

Dibeli dengan banderol harga 24 juta poundsterling atau Rp 341 miliar, wajar bila kemudian Toure mendapat tuduhan sebagai pesepak bola materialistis. Bahkan tak jarang yang menganggap keputusan Toure untuk berlabuh ke Eastlands sebagai penurunan kasta kariernya.

Namun, Toure menolak penilaian ini. Menurutnya, kepindahannya ke City bukanlah dekadensi karier sepak bolanya. "Aku tak berpikir bahwa kepindahanku ini merupakan penurunan kasta," ucapnya. "Premier League sungguh luar biasa, bahkan lebih kuat dari La Liga dan Manchester City membuat langkah besar di dalamnya. Aku tidak merasa tertekan. Aku punya banyak pengalaman dan aku bertekad memberi yang terbaik untuk kesuksesan klub ini."

"Di masa depan, City akan jadi klub besar. Setiap klub di setiap negeri ini, kini mulai membicarakan tentang klub ini. Mereka semua tahu City membeli pemain bagus dan penting, dan aku mau memberi sedikit berperan," lanjut pemain tim nasional Pantai Gading ini.

Diakui Toure, selain faktor ambisi klub yang ingin menjuarai Premier League dan menjadi salah satu klub besar di Inggris, dirinya juga menyebut faktor pelatih Roberto Mancini sebagai alasan penting perihal keputusannya merumput di City.

"Saat Anda memutuskan untuk bermain dengan sebuah tim, hal paling penting adalah hubungan yang Anda miliki dengan pelatih. Itulah alasanku bergabung dengan City. Kami punya pelatih fantastis dan kami mendatangkan pemain-pemain bagus. Tahun ini akan jadi tahun yang hebat bagi City," pungkas adik Kolo Toure itu. (SCR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau