Akhir Pekan, Akuisisi Liverpool Selesai

Kompas.com - 10/08/2010, 06:40 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Liverpool akan berpindah tangan dari Tom Hicks-George Gillet ke pengusaha asal Siria, Yahya Kirdi, Minggu (15/8/2010). Kepastian akuisisi tinggal menunggu hasil uji kelayakan dan kepatutan.

Hal tersebut diberitakan Sky Sports. Mereka mengaku mengerti bahwa melalui konsorsium yang dimilikinya, Kirdi mengharapkan mendapat kepastian jual-beli pada hari Minggu siang.

Dikatakan, Kirdi dan manajemen Liverpool sudah mencapai kesepakatan. Namun, sesuai peraturan baru, Kirdi masih harus bertemu Premier League untuk mempresentasikan program dan menunjukkan kekuatan finansial yang bisa menjamin stabilitas ekonomi Liverpool dalam jangka panjang.

Menurut Sky Sports, wawancara akan dilangsungkan sebelum akhir pekan ini dan dengan begitu, pengambilalihan bisa selesai sesuai jadwal Kirdi. Selanjutnya, Kirdi akan mengucurkan anggaran transfer untuk pelatih Roy Hodgson.

Selain Kirdi, setidaknya ada empat calon investor Liverpool, yaitu Kenny Huang (China), Kuwaiti Kharafi Group (Kuwait), Rhone Group (Amerika Serikat), dan Sahara (India). Namun, keempat kandidat ini tak mengajukan penawaran setinggi Kirdi sehingga Liverpool memilih Kirdi.

Hicks-Gillet membeli Liverpool tiga musim lalu dengan uang utang 237 juta poundsterling dari Royal Bank of Scotland (RBS). Mereka bermasalah dengan pembayaran cicilan sehingga jumlah itu kini melonjak menjadi 350 juta poundsterling. Atas desakan RBS, Hicks-Gillet memutuskan menjual Liverpool.

Media-media Inggris menyebut mereka mematok harga 800 juta poundsterling. Dari kelima peminat, penawaran Kirdi adalah yang tertinggi, yaitu 600 juta poundsterling.

Meski begitu, program Kirdi juga tak lebih baik dari para pesaingnya. Semua menyatakan akan mendanai pembangunan stadion dan menjamin ketersediaan anggaran transfer besar setiap musim. Namun, selain Kirdi, calon investor itu menolak "memperkaya" Hicks-Gillet.

Sementara itu, sumber Soccernet di Liverpool mengatakan, belum bisa dipastikan siapa yang akan menjadi pemilik Liverpool yang baru. Menurutnya, masih ada beberapa hal penting yang belum disepakati.

"Sejujurnya, tak seorang pun bisa mengatakan apa yang akan terjadi. Namun, mudah-mudahan, sesuatu akan terjadi dan dalam beberapa hari ke depan situasi akan menjadi jauh lebih jelas," ujar sumber tersebut. (SCN/SKY)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau