Makan Perlahan Bikin Langsing

Kompas.com - 10/08/2010, 10:18 WIB

KOMPAS.com - Para peneliti menemukan bahwa seseorang yang makan lebih cepat akan mengkonsumsi kalori lebih banyak daripada makan lebih lambat.  Karena, hormon glucagon yang dihasilkan pankreas untuk meningkatkan kadar gula dalam darah tubuh -berlawanan dengan insulin yang menurunkan kadar gula darah- bekerja lebih efektif dalam proses pencernaan yang lambat daripada saat mencerna dengan cepat. Selain itu, glucagon juga berfungsi sebagai pemberi "sinyal" ke hipothalamus untuk perasaan kenyang. Sehingga, dengan makan lebih lambat, Anda lebih cepat merasa kenyang dan porsi makn pun menjadi lebih kecil.

Manfaat Makan Lebih Lambat
Metode slow eating atau memperlambat proses makan, tidak hanya akan membantu tubuh untuk mengurangi porsi makan dan akhirnya membuat Anda lebih langsing. Namun juga memberi manfaat lainnya. Di antaranya:

1. Lebih Menyenangkan
Dengan makan lebih lambat, Anda lebih menikmati proses makan sehari-hari. Makan tidak lagi sekadar kebutuhan hidup, namun sebuah proses yang dapat dirasakan dan proses rekreasi. Jika selama ini Anda tak pernah memerhatikan tekstur, rasa, dan komposisi makanan yang Anda santap, kini sebaliknya, Anda juga tak harus menjalani diet super ketat yang menyiksa, namun cukup mengkonsumsi makanan sehat dan rendah lemak.

2. Pencernaan Lebih Baik
Proses pencernaan yang terpenting pada manusia sebenarnya terjadi di dalam mulut. Ketika enzim dalam saliva Anda mulai bekerja. Dengan mengunyah lebih lama, perut Anda mendapat "sinyal" mengenai makanan yang akan dicerna, misalnya jenis karbohidrat atau protein di dalam mulut. Sehingga, perut juga akan bersiap-siap dengan enzim yang tepat untuk menyambut makanan masuk.

3. Mencegah Resistensi Insulin
Dengan makan lebih lambat, tubuh Anda jugat tidak "kaget" dan melepaskan insulin dalam jumlah besar untuk mengimbangi karbohidrat yang masuk. Sehingga fungsi pankreas Anda dapat terjaga dan produksi insulin dapat terus berjalan baik. Hal ini, membantu mencegah terjadinya pengurangan produksi insulin atau diabetes.

Tak ada salahnya mencoba metode sederhana ini. Tubuh lebih langsing tanpa diet menyiksa. Di samping itu, banyak pula manfaat lain yang bisa Anda peroleh.

(Primanila Serny/Majalah Chic)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau