JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengajak kepada seluruh pengguna internet untuk bersikap sopan selama bulan Ramadhan ini. Diharapkan, masyarakat tidak mengakses atau mengunggah konten-konten yang bersifat pornografi.
"Ke depannya ya harus semakin baik, masyarakat kalau memasukkan apa pun ke internet ya yang sopan-sopan," kata Tifatul Sembiring dalam jumpa pers di Kemenkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (10/8/2010).
Hal ini terkait dengan upaya Kemenkominfo bersama penyelenggara jasa internet atau internet service provider (ISP) untuk memblokir situs-situs yang mengandung konten pornografi.
Tifatul menjelaskan, pemblokiran atau filtering situs porno sudah mulai berjalan jelang Ramadhan ini. Ditargetkan, setidaknya 90 persen situs-situs yang mengandung pornografi bisa terblokir. "Sulit memang untuk bisa 100 persen sekali jadi, ini harus bertahap," kata dia.
Tifatul juga mengharapkan peran aktif masyarakat untuk terus menggunakan internet secara positif dan menghindari konten-konten pornografi. Upaya pemblokiran situs porno, kata Tifatul, dilakukan tidak hanya selama bulan Ramadhan ini, tetapi akan terus kontinu dalam masa-masa mendatang.
"Ya ini sesuai dengan UU Antipornografi No 44 Tahun 2008 bahwa dalam Pasal 17 negara wajib melakukan pemutusan dan pencegahan terhadap pornografi," tegasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang