BEIJING, KOMPAS.com — Pasar mobil-mobil Jepang di China mampu mempertahankan pertumbuhan yang cepat. Bahkan kondisinya hampir sama dengan pasar kendaraan China secara keseluruhan. Hanya saja, volume penjualan pada bulan Juli naik 3,7 persen dari bulan yang sama pada periode tahun lalu.
Untuk menaikkan pasarnya, Nissan Motor Co (NMC) coba menurunkan harga kendaraannya yang dijual di Negeri Tirai Bambu tersebut. Demikian dilaporkan Nikkei Business Daily, Selasa (10/8/2010).
Dongfeng Motor Co (DMC), perusahaan patungan Nissan dan produsen utama China Dongfeng Motor Corp, mulai menyunat harga mobil kompak yang bermesin di bawah 1,6L.
Contohnya, sedan kompak Tiida diturunkan 10 persen, termasuk upgrade interior dengan nilai 4.000 yuan. Kendaraan sportnya Qashqai dipotong 16.000 sampai 20.000 yuan dari sebelumnya 160.000-200.000 yuan.
Melambatnya pertumbuhan pasar pada 2010, menurut prediksi manajer di perusahaan Nissan China, akibat kuatnya penjualan pada tahun sebelumnya.
Apa produsen lain juga mengalami hal sama seperti Nissan? General Motor Corp justru tumbuh 22,2 persen untuk penjualan Juli. Sementara Volkswagen AG menikmati sampai 30 persen. Nah, dengan pemotongan harga ini, Nissan berharap agar tidak tertinggal jauh dengan dua pesaingnya itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang