JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam upaya mengantisipasi permintaan pasar, mulai 10-16 September 2010, Garuda Indonesia akan menambah lebih dari 23.700 kursi. Rute penerbangan yang mendapat penambahan tempat duduk adalah Jakarta-Denpasar, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Solo, Surabaya-Denpasar, Jakarta-Padang, Jakarta-Medan, dan Jakarta-Singapura.
"Penambahan kapasitas itu melalui dua cara, yaitu penambahan frekuensi (extra flight) dan melalui penggantian pesawat lebih besar," kata VP Corporate Communications Garuda Pujobroto, Selasa (10/8/2010) di Jakarta.
Rute penerbangan yang mendapat penambahan frekuensi adalah Jakarta-Padang dengan 10 penerbangan tambahan (extra flight) menggunakan B 737-400 (kapasitas 124 kursi), Jakarta-Yogyakarta mendapat sembilan penerbangan tambahan dengan B 737-800 (kapasitas 150 kursi), Jakarta-Solo mendapat empat penerbangan tambahan dengan B 737-800 (kapasitas 150 kursi), serta Surabaya-Denpasar mendapat tiga penerbangan tambahan menggunakan B 737-800 (kapasitas 150 kursi).
Pada rute Jakarta-Denpasar, Garuda Indonesia melaksanakan penerbangan tambahan sebanyak 18 kali menggunakan B 737-800NG (kapasitas 150 kursi) serta mengganti jenis pesawat pada sembilan penerbangan dari B-737-800 (kapasitas 150 kursi) menjadi B 747-400 (405 kursi).
Untuk rute Jakarta-Medan, Garuda juga menambah kapasitas dengan mengganti jenis pesawat dari B 737-400 (kapasitas 124 kursi) menjadi B 747-400 (kapasitas 405 kursi) sebanyak dua kali.
Selain itu, Garuda juga menambah kapasitas tempat duduk pada rute Jakarta-Singapura dengan mengganti jenis pesawat dari B 737-800 (kapasitas 150 kursi) menjadi A-330-200 (kapasitas 222 kursi) pada enam penerbangan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang