Jakarta, Kompas -
Hal itu diungkapkan Menteri BUMN Mustafa Abubakar, Senin (9/8) di Jakarta. ”Permentan sedang dirumuskan. Persentase dana CSR dan PKBL untuk pembinaan olahraga dan seni juga masih dirumuskan,” katanya.
Menurut Mustafa, dalam rangka mendukung kemajuan dunia olahraga dan seni di Tanah Air, pihaknya telah melakukan penandatangan nota kesepahaman (MOU) dengan Menteri Pemuda dan Olahraga saat di Malang serta Menteri Kebudayaan dan Pariwisata di Tampak Siring, Bali.
Di bidang olahraga, peran perusahaan BUMN tak akan menggantikan organisasi olahraga yang ada, tetapi sebagai pendukung. Pembinaan dilakukan, baik terhadap cabang olahraga maupun untuk atlet-atlet yang berprestasi.
Tahun 2009 laba perusahaan milik pemerintah di bawah Kementerian BUMN mencapai Rp 78 triliun atau di atas target Rp 70 triliun. Adapun total dana yang disalurkan BUMN ke seluruh PKBL di Indonesia pada 2010 ini mencapai Rp 2,6 triliun. Dana CSR yang nilainya triliunan juga menjanjikan.
Dengan kebijakan baru itu, BUMN nantinya bisa memberikan dukungan lebih kepada tiap-tiap cabang olahraga, baik dalam berbagai tingkat kejuaraan nasional. Selama ini beberapa perusahaan BUMN memang sudah memulainya, seperti BRI, PT Telkom, ataupun PT Kereta Api Indonesia.