JAKARTA, KOMPAS.com – Selain Daihatsu yang telah siap mengikuti program mobil murah dan ramah lingkungan dari Pemerintah Indonesia, Geely, produsen mobil asal China juga menyatakan minatnya.
Hal tersebut disampaikan Direktur PT Geely Mobil Indonesia (GMI), Richard Yang di Jakarta kemarin. "Kami sudah punya produknya. Tapi harus menunggu peraturan pemerintah sampai keluar. Kalau memang menjanjikan, kita ikut," ujar Richard.
Richard menjelaskan, Geely memiliki produk bernama Intelegent Geely (IG), pertama kali dipamerkan di Shanghai Auto Show pertengahan tahun lalu untuk dijadikan low cost and green car.
Konsep IG adalah mobil hibrida, mengawinkan mesin bensin 998 cc dan motor listrik. Tenaga yang dihasilkan mencapai 52 kW @6.000rpm dan torsi 93Nm @3.400-3.800rpm. Sedangkan motor listrik mampu mengeluarkan 60kW @ 6.000rpm dan torsi 180Nm @6.000rpm. Satu unit IG ditawarkan Rp20-an juta sekaligus menggeser dominasi Tata Nano sebagai mobil termurah di dunia.
"Kalau semua perhitungan masuk, kami ikut. Bila tidak, kami fokus menggarap MPV," tegas Richard. Sebelumnya, GMI mengatakan, akan membangun perakitan sekaligus menjadikan Indonesia sebagai basis produksi. Untuk itu, Geely telah mempersiapkan anggaran 30 juta dollar AS.
Seperti diketahui, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) – sampai saat ini - satu-satunya produsen mobil yang paling serius menggarap program low cost and green car pemerintah Indonesia. Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui F-Concept yang dipamerkan pada Indonesia International Motor Show 2010, yang berakhir dua pekan silam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang