JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang hari raya Idul Fitri pada September mendatang, omzet Pegadaian mulai naik dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Kenaikan omzet terjadi pada awal bulan puasa hingga satu atau dua minggu menjelang Lebaran.
"Omzet Kredit Cepat Aman (KCA) naik pada bulan Juni ini dibandingkan Mei, dari sekitar Rp 4,2 miliar menjadi Rp 4,5 miliar. Biasanya itu naik sekitar 5 sampai 10 persen menjelang Lebaran. Ini data dari keseluruhan Pegadaian yang ada di Indonesia," ucap Irianto, Manajer Komunikasi Perusahaan Perum Pegadaian, yang diwawancara Kompas.com, Rabu (11/8/2010) di Kantor Pusat Perum Pegadaian, Jakarta.
Dijelaskannya, biasanya kenaikan omzet nasabah Pegadaian terjadi pada awal bulan puasa hingga satu atau dua minggu menjelang Lebaran. Setelah itu, Pegadaian akan sepi karena sebagian besar dari mereka akan menebus barang mereka kembali karena sudah mendapat gaji ataupun tunjangan hari raya (THR).
"Pas satu atau dua minggu menuju Lebaran malah sepi, lalu nanti satu atau dua minggu sesudah Lebaran, Pegadaian akan ramai lagi karena mereka gadai barang lagi setelah selesai ber-Lebaran," tuturnya.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Nizar Fuaidy, Humas Pegadaian Wilayah IX Jakarta. Wilayah IX meliputi Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Bekasi, Depok, Bogor.
Dikatakannya, data jumlah barang jaminan yang digadaikan pada bulan Juli 2010 di Wilayah IX Jakarta ada 188.600, sedangkan pada bulan Juni 2010 ada 183.377 barang. "Jadi, sekitar tiga persen naiknya," katanya.
Menurut Nizar, saat kenaikan kelas pada Juli 2010 lalu, pertumbuhan barang jaminan yang digadaikan juga mengalami peningkatan. "Pegadaian ini ada masanya di mana orang butuh uang, seperti kenaikan kelas dan Lebaran," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang