Sir Alex Waspadai Tim Perusak Kemapanan

Kompas.com - 11/08/2010, 23:24 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, mewaspadai munculnya tim-tim pengganggu yang akan merusak kemapanan empat besar Liga Inggris. Musim ini akan ada persaingan ketat dalam perebutan zona papan atas Premier League.

Untuk pertama kali sejak lima tahun terakhir, dominasi tim empat besar Liga Inggris kembali dirusak oleh tim-tim yang biasa menghuni papan tengah klasemen. Musim lalu Tottenham Hotspur dan Manchester City menggeser Liverpool dari zona kemapanan di level atas Premier League.

Ferguson mengakui, tim-tim yang sebelumnya dianggap medioker kali ini memiliki taring lebih tajam untuk mengoyak kemapanan "The Big Four". Kekuatan Spurs, pemain-pemain mahal City, serta kengototan Everton dan Aston Villa akan kembali mengubah peta kekuatan Liga Inggris musim ini.

"Segalanya berubah musim lalu, itu liga yang sangat berbeda dibanding yang pernah kita lihat sebelumnya," kata Ferguson melalui situs resmi MU.

Banyak kejutan terjadi sepanjang musim lalu dan tim-tim langganan empat besar sering menjadi korban. Sang juara Chelsea, misalnya, selalu kalah di tangan "The Citizens" dan keok di tangan Spurs jelang musim berakhir. Arsenal yang sempat memimpin pada medio Maret akhirnya melorot setelah ditekuk Spurs, Wigan Athletic, dan Blackburn Rovers di pengujung musim.

"Empat besar kesulitan dan kehilangan poin dalam laga-laga yang tidak mereka harapkan bakal terjadi demikian. Itu indikasi kemajuan yang dibuat oleh tim-tim lain dan saya pikir akan ada pertarungan sengit untuk posisi empat besar musim ini," papar Sir Alex.

"Kita semua harus waspada terhadap ancaman dari tim seperti Villa, Everton, Tottenham, dan Manchester City. Mereka semua bersaing untuk masuk ke dalam empat besar," terangnya.

Musim lalu MU finis di urutan kedua dengan selisih satu poin di bawah Chelsea. Di akhir Maret lalu, "Setan Merah" sudah merebut posisi puncak klasemen. Namun, kekalahan lawan "The Blues" membuat mereka tak pernah lagi bisa mempertahankan posisi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau