Sopir Trans Metro Ugal-ugalan

Kompas.com - 12/08/2010, 09:13 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com — Sejumlah warga Pekanbaru yang mengendarai kendaraan bermotor mengeluhkan tindakan sopir bus Trans Metro Pekanbaru yang membawa kendaraannya secara ugal-ugalan di dalam kota.      "Bus besar tersebut dibawa dengan kecepatan tinggi dan membahayakan pengendara lain, bahkan tak jarang, sopir bus tersebut  mengklakson pengendara yang berada di depannya," ujar Dayat, salah seorang warga Marpoyan Damai, di Pekanbaru, Kamis (12/8/2010).      Ia mengatakan, tak hanya dirinya yang ketakutan akibat ulah sopir yang ugal-ugalan saja, tetapi masih banyak pengendara lain  yang merasa terganggu akibat ulah sopir yang ugal-ugalan tersebut.      "Terutama pada malam hari, kadang antara bus satu dan bus yang lain malah saling kebut-kebutan. Itu kan memberikan contoh yang tidak baik, apalagi bus ini merupakan milik  pemerintah yang dibeli dari uang rakyat," tukas dia.      Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (KUPTD) Sarana Angkutan Umum Massal (SAUM)/Trans Metro Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, Azwir, mengatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti hal tersebut.      "Begitu juga bagi masyarakat yang merasa terganggu keselamatannya di jalan raya akibat ulah sopir, jangan sungkan untuk segera melaporkannya ke Dishub," tutur dia.      Ia tak menampik bahwa sopir yang direkrut merupakan sopir bus kota sehingga kebiasaan lama ikut terbawa saat mengawaki Trans Metro.  "Padahal sebelum menjadi sopir, mereka terlebih dahulu diberi pelatihan, termasuk etika mengemudi yang baik," kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau