Penjualan Sepeda Motor Honda Naik 39 Persen

Kompas.com - 12/08/2010, 15:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Membuka semester kedua 2010, PT Astra Honda Motor atau AHM mencatat pertumbuhan penjualan hingga 39 persen atau 334.742 unit dibandingkan Juli 2009 yang hanya 241.028 unit. Peningkatan ini ditopang dengan diluncurkannya model baru.

Pada bulan lalu, model underbone alias bebek menyumbangkan angka penjualan 175.220 unit atau tumbuh 10,5 persen dibandingkan periode tahun lalu. Adapun peningkatan paling signifikan datang dari model skuter otomatik (skutik) yang mencapai 155.728 unit atau meroket 147,6 persen dibandingkan Juli 2009.

Untuk segmen bebek, semua tipe Revo (series) menjadi penyumbang angka penjualan terbesar, 95.042 unit, diikuti seluruh tipe Supra (series) 68.582 unit. Tipe Absolute Revo DX tercatat sebagai varian motor bebek yang mengukuhkan pertumbuhan angka penjualan terbesar, yaitu 72 persen, diikuti Supra X 125 CW yang tumbuh 63 persen.

Di segmen skutik, kehadiran model baru PCX dan Scoopy semakin memperkuat penetrasi AHM. PCX berhasil dilego 447 unit, sedangkan Scoopy 13.056 unit. BeAT masih menjadi skutik terfavorit dengan angka penjualan 66.598 unit atau tumbuh 98 persen dari tahun lalu. Adapun Vario CW dan Vario Techno masing-masing terjual sebanyak 49.751 unit dan 25.876 unit.

Senior General Manager Sales Division AHM Sigit Kumala mengatakan, pencapaian AHM pada bulan Juli ini diharapkan akan terus berlanjut pada bulan-bulan berikutnya mengingat saat ini Honda sudah memiliki line up motor baru yang menjanjikan di hampir semua segmen motor di Tanah Air.

“Kami ingin Honda menjadi pilihan semua kalangan. Karena itu, tahun ini kami menghadirkan produk baru di setiap segmen. Yang terakhir, awal bulan ini dengan Honda New MegaPro yang harganya kompetitif di segmennya. Mesin dan desainnya baru serta fitur-fiturnya juga baru,” ujar Sigit dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, hari ini.

AHM memasarkan New MegaPro dengan harga on the road DKI Jakarta Rp 19.500.000 (tipe CW) dan Rp 18.300.000 (tipe spoke wheel atau SW). Harga ini relatif cukup kompetitif di segmen motor sport 150 cc dibandingkan dengan model motor sport lain milik kompetitor.

Pahala Honda Sementara itu, untuk terus meningkatkan penjualan, AHM menggelar program undian berhadiah bertajuk “Parade Hadiah Luar Biasa Honda” atau “Pahala Honda”. Dalam kegiatan ini, disedikan hadiah total 8.888 jenis untuk setiap pembelian motor baru Honda mulai 15 Agustus-15 Oktober 2010.

“Program Pahala Honda ini berlaku untuk pembelian cash maupun kredit. Kami berharap program ini akan makin memperkuat keterikatan emosi Honda dengan konsumen, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan Lebaran,” ujar General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM Agustinus Indraputra.

Hadiah utama program Pahala Honda ini adalah 88 paket umroh. Selain itu, terdapat 50 Revo tipe spoke, 50 Scoopy, 100 emas batangan 25 gr, 500 Ipod Nano, dan 500 Blackberry Gemini, serta ribuan hadiah lainnya. Program ini akan dibagi ke dalam dua periode pengundian, yaitu periode I (15 Agustus-15 September 2010) dan periode II (16 September-15 Oktober 2010).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau