Apple Ganti iPod Bermasalah di Jepang

Kompas.com - 12/08/2010, 16:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Apple akan mengganti semua iPod nano di Jepang yang mengalami potensi panas berlebih saat digunakan (overheating). Sebelumnya, Apple baru menjanjikan mengganti baterai yang rusak karena masalah tersebut.

Keputusan Apple itu dirilis, Selasa (10/8/2010) lalu, setelah Kementerian Perdagangan Jepang (METI) menempatkan perusahaan teknologi terkemuka di dunia itu berada dalam pengawasan.  METI memerintahkan Apple untuk memublikasikan pernyataan yang mudah dipahami di situs webnya untuk menjelaskan bagaimana pengguna perangkat yang bermasalah bisa mendapatkan baterai pengganti dan penjelasan rincinya.

Model iPod nano generasi pertama, yang dijual antara September 2005 hingga Desember 2006, dilaporkan mengalami potensi panas berlebih akibat 60 insiden di Jepang. Dalam kasus tersebut, empat kasus di antaranya mengalami luka bakar ringan.

Apple menyebut insiden itu sangat langka jarang dan menyalahkan masalah tersebut pada pemasok baterai tunggal, tanpa mengidentifikasi pembuatnya. Seorang juru bicara Apple di Tokyo, kemarin, menolak mengomentari jumlah perangkat yang dijual di Jepang karena masih berselisih dengan pemerintah Jepang.

"Kami telah bekerja sama dengan METI untuk memastikan pelanggan iPod nano generasi pertama yang peduli dengan baterai mereka mendapatkan informasi terbaru," kata juru bicara Apple, Tom Neumayr.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau