Polri Pastikan Itu Nomor Ade-Ary

Kompas.com - 12/08/2010, 17:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian memastikan bahwa nomor-nomor di dalam lembaran call data record (CDR) yang dimiliki penyidik Bareskrim Mabes Polri adalah nomor ponsel milik Deputi Bidang Penindakan KPK Ade Raharja dengan Ary Muladi. Dalam CDR, nomor ponsel keduanya pernah berkomunikasi.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang mengatakan, penyidik memiliki data pembanding untuk memastikan nomor. "Tentunya Polri sudah punya pembanding lain untuk yakinkan itu. Kalau disebut rumah saya nomor 10, ditanya ketua RT betul enggak bapak itu nomor 10," ucap Edward beranalogi di Mabes Polri, Kamis (12/8/2010).

Edward menjelaskan, penyidik meminta CDR kepada operator seluler untuk menyelidiki adakah komunikasi antara keduanya. Penyelidikan itu dilakukan saat menangani perkara dua pimpinan KPK, Bibit S Riyanto dan Chandra M Hamzah, terkait dugaan menerima suap dari Anggodo Widjojo melalui Ary Muladi senilai Rp 5,1 miliar.

"Karena pembicaraan itu sudah lewat, percakapan tidak mungkin lagi direkam. Kita punyai hanya CDR yang membuktikan mereka pernah berhubungan," kata Edward.

Ketika ditanya, berapa kali keduanya berkomunikasi, Edward menjawab, "Kami sudah serahkan pengadilan. Biar pengadilan yang buka. Yang kita ingin nyatakan dari CDR itu ada hubungan itu. Yang disebutkan selama ini kan tidak kenal. Silakan pengadilan yang putuskan, bisa dijadikan fakta bahwa ada yang beri keterangan bohong."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau