BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com- Dinas Bina Marga Provinsi Lampung menargetkan perbaikan jalan di lokasi bekas amblas Km 89/90 Lintas Timur Sumatera Bakauheni, Lampung Selatan bisa digunakan untuk tiga lajur pada H-7 Lebaran 2010. Sehingga, diharapkan bisa mengurangi antrean kendaraan di titik ini.
Tiga lajur ini terdiri dari satu buah jembatan dan dua jalan darurat. Pengerjaan dua jalan darurat saat ini tengah dikebut supaya bisa nyaman dilewati pemudik. Titik ini sebelumnya hanya bisa dilewati satu lajur, menyusul amblasnya badan jalan Februari lalu.
"Insya Allah nantinya akan ada tiga lajur di sini. Dua di antaranya untuk arus mudik ke arah Bandar Lampung. Saat arus balik, itu dibalik," ungkap Sekretaris Dinas Bina Marga Provinsi Lampung Ahmad Lianurzen, Kamis (12/8/2010).
Namun, hingga kini belum bisa dipastikan apakah kedua jalan darurat ini sudah bisa diaspal atau tidak menjelang Lebaran mendatang. "Kemungkinan masih berupa agregat (tanah atau batu)," ucapnya.
Lebar jalan darurat ini masing-masing 6-7 meter. Jalan yang menuju ke arah Bandar Lampung saat ini sudah dibangun dan bsia dilewati kendaraan, termasuk truk. Sayangnya, jalan ini masih nampak berbahaya jika dilewati kendaraan. Sebab, pembatasnya masih menggunakan bahan seadanya, yaitu kayu-kayu kelapa. Padahal, di sisi kiri terdapat jurang sedalam lebih dari 5 meter.
Ahmad mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Lampung untuk meminta bantuan pembatas jalan. "Kami juga akan meminta bantuan lampu lalu lintas bertenaga surya. Sehingga, pengaturannya tidak perlu lagi oleh orang. Kasihan kalau terus berjaga," ungkapnya.
Perbaikan gorong-gorong di bawah jalan amblas ini dipastikan tidak akan selesai sebelum Lebaran mendatang akibat kendala cuaca. Saat ini, baru sekitar 30 persen dari total 50 gorong-gorong yang telah selesai terpasang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang