Donor darah

PMI Jakarta Utara Tetap Buka Pelayanan

Kompas.com - 13/08/2010, 15:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Selama bulan Ramadhan 1431 Hijriah, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jakarta Utara tetap melayani masyarakat yang mau mendonorkan darahnya, kata juru bicara organisasi itu.

Namun, kata Dewi, Humas PMI Cabang Jakarta Utara, di kantornya, Jalan Plumpang Raya, Jumat (13/8/2010), kegiatan donor darah tersebut dilakukan hanya dari pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.

"Itu pun (pelayanan donor) digelar hanya pada Senin dan Sabtu," katanya.

Dewi menjelaskan, selama bulan puasa, kegiatan Unit Transfusi Darah Cabang (UTDC) PMI Jakarta Utara tetap melakukan pelayanan donor reguler pada Senin dan Sabtu untuk memenuhi pasokan darah.

Meskipun pelayanan reguler digelar hanya dua hari, kata dia, tidak menutup kemungkinan jika ada pendonor yang tetap ingin melakukan donor darah di luar Senin dan Sabtu, khususnya bagi mereka yang tidak menjalani ibadah puasa, yaitu non-Muslim, dipersilakan untuk mendatangi PMI DKI.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi menurunnya stok darah selama bulan puasa yang bisa mencapai 80 persen.

"Pelayanan donor darah di PMI DKI digelar selama 24 jam. Dan saya pun kerap mengimbau kepada para pendonor PMI Jakarta Utara, khususnya yang non-Muslim, untuk tetap melakukan donor darah PMI DKI," katanya.

Dewi menambahkan, meski jadwal pelayanan donor darah selama puasa ini dibatasi Senin dan Sabtu saja, tetapi pihak PMI Cabang Jakarta Utara tetap siaga melayani permintaan dari berbagai pihak yang ingin melakukan donor darah.

"Selama bulan puasa ini, kami juga menerapkan sistem piket di tempat UTDC PMI Jakarta Utara untuk melayani permintaan masyarakat," kata Dewi sembari menambahkan, sebanyak lima mobil ambulans akan selalu siaga jika sewaktu-waktu ada permintaan dari masyarakat.

Rinciannya, yaitu dua mobil ambulans emergency, dua mobil ambulans transportasi, dan satu mobil ambulans jenazah.

Dia mengatakan, selama tiga hari memasuki bulan puasa setiap hari, UTDC PMI Jakarta Utara mampu mengumpulkan 25 kantong darah untuk dikirim ke PMI DKI guna memenuhi kebutuhan stok darah di Jakarta selama Ramadhan 1431 Hijriah ini.

"Belum ada penurunan penerimaan donor darah selama puasa ini, kondisinya masih relatif normal," katanya.

Tidak hanya menyikapi masalah stok darah, PMI Cabang Jakarta Utara juga turut peduli dengan kondisi korban kebakaran di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Di kawasan itu, mereka memasok makanan buka puasa dan sahur sebanyak 450 boks makanan.

Selain itu, PMI Cabang Jakarta Utara juga memberikan pelayanan pengobatan gratis pada korban kebakaran Kalibaru yang menimpa warga RT 1, 2, 3, dan 4 di RW 09 itu.

"Untuk pengobatan gratis ini kami memberikan pelayanan dengan melibatkan dua dokter, empat perawat, dan empat petugas staf PMC Cabang Jakarta Utara. Yang diberikan adalah pengobatan ringan, seperti demam, pusing, dan penyakit ISPA (infeksi saluran pernafasan akut). Jika ditemukan warga yang menderita penyakit berat, maka akan kami rujuk ke rumah sakit terdekat," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau