Ramadhan

Ribuan Miras Berhasil Disita Polisi

Kompas.com - 13/08/2010, 18:31 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Jajaran Kepolisian Resor Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, menyita ribuan botol minuman keras di sejumlah kios jamu dalam rangkaian operasi penyakit masyarakat pada bulan Ramadhan.

Kasat Samapta Polresta Tasikmalaya AKP Setiyana, Jumat (13/8/2010), mengatakan, ribuan botol minuman keras berbagai merek itu berhasil diamankan pada operasi yang digelar pada Kamis tengah malam.

Razia peredaran minuman keras itu berhasil ditemukan petugas dari kawasan Kecamatan Mangkubumi, Pasar Rel, serta jalan Paseh, yang merupakan kawasan sasaran operasi petugas.

Petugas razia hampir dikelabui penjual yang menggantikan merek minuman keras dengan label merek mirip produk kecap.

"Kita curiga kenapa ada botol kecap di toko jamu, dan setelah diteliti, ternyata benar minuman keras," katanya.

Menurut dia, masih tingginya peredaran minuman keras di Kota Tasikmalaya membuat pihak kepolisian akan terus menggelar operasi serupa ke sejumlah tempat yang disinyalir menjual minuman keras.

Bahkan, operasi tersebut bukan hanya digelar selama bulan Ramadhan, melainkan akan terus dilakukan selama peredaran minuman keras masih terjadi di wilayah hukum Polresta Tasikmalaya.

"Kami akan terus menggelar operasi ini dengan harapan para pedagang jera," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau