Awas penipuan

Polda Tak Pernah Adakan Undian Berhadiah

Kompas.com - 14/08/2010, 08:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Condro Kirono meminta kepada masyarakat agar selalu waspada. Alasannya, belakangan ini marak terjadi aksi penipuan yang mencatut nama Kapolda Metro Jaya dan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk menipu masyarakat.

Dalam aksinya, kawanan penipu menuliskan pada kupon berhadiah merupakan hasil kerja sama sebuah perusahaan dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Condro Kirono mengimbau masyarakat agar tidak gampang percaya terkait maraknya peredaran kupon berhadiah itu.

"Masyarakat harus waspada, jangan percaya," ujarnya.

Dalam kupon itu tertulis nama perusahaan dan nama Kapolda Metro Jaya serta Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk memperdaya korban. Karena percaya, masyarakat itu mentransfer sejumlah uang seperti permintaan pelaku yang katanya untuk pengurusan surat-surat kendaraan.

"Sekali lagi saya katakan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tidak pernah terlibat kerja sama dengan perusahaan mana pun terkait kupon berhadiah itu," kata Condro tegas.

Untuk mencegah agar tidak banyak yang jatuh korban, pihaknya kini sudah membuka layanan pengaduan dengan nomor telepon:

(021) 5708013

(021) 523400

08161600964

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau