SUKABUMI, KOMPAS.com - Pedagang parsel di Kota Sukabumi, mulai dibanjiri pesanan, meskipun Hari Raya Idul Fitri masih tiga minggu lagi.
Seorang pedagang parsel di Jalan Jend Sudirman, Sukabumi, Yeyen, Minggu (15/8/2010) mengatakan, ia mulai kebanjiran pesanan dari warga yang memerlukan bingkisan berhias itu untuk dikirim kepada rekan atau kerabatnya saat Lebaran.
Parsel yang ia jual terdiri dari beragam bentuk, ukuran dan isinya, dengan harga mulai Rp 100.000 hingga Rp 500.000.
Selain itu para pembeli juga dapat menentukan sendiri isi parcel sesuai dengan keinginan. Bahkan menurut Yeyen, ada pelanggannya yang memesan isi parsel berupa perhiasan emas dan tanaman hias.
"Kalau paket parsel yang kita sediakan disini mulai dari 100 sampai dengan 500 ribu, tapi kalau misalkan ada pelanggan yang ingin menentukan sendiri isi parselnya kita juga bisa menyediakan dengan harga yang sesuai," ujar Yeyen.
"Yang pesan macam-macam, emas ada, tanaman hias juga ada," tambahnya.
Selain dapat menentukan sendiri isi parcel sesuai dengan keinginan sendiri, para pembeli pun bisa meminta jasa pengiriman parcel tersebut dengan tambahan ongkos kirim sesuai dengan seberapa jauh parcel tersebut di kirim.
"Kalau ngirimnya masih di seputaran Kota Sukabumi kita kenakan tambahan ongkos kirim sepuluh ribu rupiah, tapi kalo di luar Kota Sukabumi ya tergantung seberapa jauhnya," paparnya.
Menurut Yeyen para pembeli parsel umumnya kalangan menengah atas, seperti Hendri seorang pengusaha yang mengaku rutin memesan parsel untuk dikirimkan ke para rekan bisnisnya setiap Idul Fitri tiba.
Hendri mengaku setiap tahun ia selalu menyisihkan dana utuk membeli paling sedikit 15 parcel.
"Ya setiap tahun paling dikit saya memesan lima belasan parsel untuk dikirimkan ke rekan-rekan, untuk ucapan Idul Fitri sekalian ucapan terima kasih juga karena sudah membantu usaha saya," ucap Hendri.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang