MASON, KOMPAS.com — Kim Clijsters dengan luar biasa bangkit setelah terbantu hujan untuk mengalahkan Maria Sharapova 2-6, 7-6, 6-2 dan memenangi gelar Cincinnati Terbuka, Minggu. Sharapova mempunyai tiga kesempatan untuk menang saat kedudukan 5-3 pada set kedua sebelum hujan membuat pertandingan dihentikan selama 74 menit. Hal ini membuat petenis Rusia tersebut hanya kurang dua poin untuk menang. Clijsters tampil berbeda saat pertandingan dilanjutkan. Petenis berusia 27 tahun itu mempertahankan servisnya dan mematahkan servis Sharapova sebelum melakukan servis untuk membawa set tersebut menuju tiebreak. Sekali lagi, Clijsters harus memperkecil ketertinggalan. Kali ini, hal itu ia lakukan setelah defisit 0-3 sebelum memenangi tiebreak 7-4.
Sharapova melakukan kesalahan ganda yang memberi kesempatan bagi Clijsters untuk mematahkan servisnya pada game ketiga set terakhir. Petenis Rusia itu kemudian harus mendapat perawatan medis pada masalah di kakinya. Namun, meskipun Clijsters menunjukkan ketegangan menjelang akhir pertandingan dan gagal memenangi tiga poin untuk merebut gelar, momentum itu jelas bergeser kepada petenis Belgia tersebut. Hadiah sebesar 350.000 dollar AS menjadi kemenangan ke-38 dalam Tur WTA Clijster dan kemenangan keempatnya sejak kembali beraksi setelah dua tahun istirahat karena melahirkan. Clijsters kembali mengikuti tur pada pertandingan tersebut setahun lalu dan memenangi AS Terbuka, Brisbane International dan Sony Ericsson Terbuka di Miami.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang