Olimpiade informatika internasional

Empat Siswa Indonesia Minta Doa Restu!

Kompas.com - 16/08/2010, 10:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Empat siswa terbaik Indonesia yang terpilih sebagai Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) 2010 telah diberangkatkan menuju International Olympiad in Informatics (IOI) ke-22 yang diselenggarakan 14-21 Agustus 2010, di Waterloo, Kanada.

Keempat siswa yang akan bertanding mewakili Indonesia itu antara lain Alham Fikri Aji (SMA Negeri 1, Depok), Ashar Fuadi (SMA Negeri 1, Bogor), Christianto Handojo (SMA Kanisius, Jakarta), Harta Wijaya (SMA St. Thomas, Medan). Keempatnya telah melalui sebuah proses pembinaan dan seleksi yang panjang dan sangat ketat dalam pelatnas tahap akhir di Fasilkom Universitas Indonesia, Depok.

"Meskipun ini bulan ramadhan, anak-anak kita tetap siap berkompetisi dengan kontestan dari 85 negara lainnya yang umumnya adalah negara-negara maju. Mohon doa restunya," kata Kasi Bakat dan Prestasi Siswa-Direktorat Pembinaan SMA, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional, Suharlan, kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (16/8/2010).

Ir Suryana Setiawan, Koordinator Pembinaan TOKI dari Fasilkom UI, menjelaskan, persiapan tim Indonesia sudah melalui pelatihan yang cukup panjang. Negara-negara lain juga telah mempersiapkan diri dengan matang. "Saya berharap tim kita pulang mendapat medali. Mungkin untuk mendapatkan emas perlu perjuangan ekstra ketat dan mudah-mudahan saja minimal kita memperoleh  satu emas," ujarnya.

Dia menambahkan, perjuangan tim saat ini memang perjuangan yang berat, karena siswa Indonesia paling cepat baru di tingkat SMP mengenal komputer secara intens.

"Tim olimpiade komputer kita harus kerja keras untuk memperoleh medali," kata Suryana.

Adapun keempat siswa yang tergabung dalam TOKI 2010 ini telah melalui rangkaian perjuangan yang ketat. Mereka berhasil menyisihkan ribuan peserta tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Dalam setiap pelatnas, mereka pun harus menyisihkan peserta pelatnas lainnya untuk memilih 30 siswa.

Setelah itu, mereka disaring kembali menjadi 16 peserta untuk mengikuti pelatnas II untuk memilih 8 peserta. Terakhir, peserta diseleksi pada pelatnas III untuk disaring menjadi 4 siswa yang akan diberangkatkan ke Kanada. Selain itu, peserta juga diberikan materi dari beberapa olimpiade regional/online, antara lain BOI (Baltic Olympiad in Infromatics) 2010, USACO, CEOI, dan APIO (Asian-Pacific Informatics Olympiad) 2010.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau