JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Wakil Presiden M Jusuf Kalla mengatakan, target pertumbuhan ekonomi sebesar 7,7 persen di tahun 2014 jauh masih kurang. "Singapura saja saat ini pertumbuhan ekonominya 13 persen, Thailand 8 persen, Filipina 7,5 persen. Indonesia lebih kaya dari mereka, jadi pertumbuhan 7,7 persen masih kurang," kata Kalla, yang juga mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, kepada para wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (16/8/2010).
Lantas, berapa pertumbuhan ekonomi yang ideal pada tahun 2014? "Wah, idealnya mendekati 10 persen," tegas JK.
Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pada sidang bersama antara DPR RI dan DPD RI mengatakan, Pemerintah mencanangkan pertumbuhan ekonomi 7 persen hingga 7,7 persen. "Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang tepat, kita optimis dapat mencapai target itu," kata Presiden.
Target itu, sambung Presiden, bisa dicapai, dengan antara lain, meningkatkan investasi, baik lokal maupun asing. Pemerintah ingin memberikan jaminan kepada para investor untuk memeroleh kemudahan. "Kita memastikan bahwa investasi itu dapat menggerakkan perekonomian nasional yang mampu menyejahterakan rakyat kita," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang