KOMPAS.com- Awalnya, Titis Wardiyani (16), mengaku diremehkan ketika dirinya mengutarakan keinginannya untuk menjadi anggota Paskibraka tingkat nasional. "Sampai kabupaten aja belum tentu." Begitu para seniornya berucap.
Tapi nyatanya, hari ini pelajar asal DI Yogyakarta itu mendapat kehormatan membawa baki Bendera Merah Putih pada upacara Peringatan HUT ke-65 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/8/2010).
Kepada Kompas.com, Titis mengaku justru menjadikan ucapan seniornya itu sebagai pemacu semangatnya untuk berlatih keras. Usaha dan perjuangannya ternyata membuahkan hasil. Melalui serangkaian seleksi, Titis, bersama rekannya, Dhany Ratman Saputro, didapuk mewakili Yogyakarta untuk menjadi anggota Paskibraka tingkat nasional.
Siswi kelahiran Kulon Progo, 17 November 1994 ini pun akhirnya bertolak menuju Jakarta untuk berlatih. Awalnya, tak mudah bagi siswa SMKN 2 Pengasih jurusan desain produk interior dan landscape itu melewati masa-masa latihan. Terlebih, Titis dilarang berkomunikasi dengan keluarga selama tiga minggu.
"Awalnya kangen keluarga. Tapi akhirnya saya siasati dengan menulis diari setiap malam," katanya. Seiring berjalannya waktu, Titis dapat menyesuaikan diri. Dan, perjuangannya terbayarkan sudah ketika namanya disebut sebagai pembawa baki Merah Putih pada upacara bendera di Istana Merdeka sesi sore hari ini.
Titis mengatakan, dirinya tak memiliki persiapan khusus ketika didapuk menjadi pembawa baki Bendera Merah Putih. Dirinya hanya menyempatkan diri berdoa.
Ditambahkannya, dirinya semakin terpacu untuk melakukan yang terbaik begitu mengetahui bahwa orang tuanya hadir pada peringatan HUT ke-65 RI di Istana Merdeka. "Senang. Surprise, tiga minggu tidak bertemu," katanya berseri-seri.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang