Moneter

Vietnam Devaluasi Mata Uang Lagi

Kompas.com - 18/08/2010, 13:13 WIB

HO CHI MINH CITY, KOMPAS.com — Untuk ketiga kalinya sejak November tahun lalu, Vietnam kembali mendevaluasikan mata uang dongnya. Pemerintah Vietnam menerapkan kebijakan ini untuk menaikkan ekspor dan bursa Vietnam yang terpuruk belakangan ini.

Di perdagangan pagi ini, nilai tukar dong berada di level 19,425 per dollar AS, setelah Bank Sentral Vietnam menurunkan patokan nilai dong sebesar 2 persen yang bertujuan untuk mengontrol defisit perdagangan. Sementara bursa Ho Chi Minh City juga turun 1,6 persen ke level 455,96, memperpanjang rekor penurunan yang terus terjadi sejak Mei silam.

Ekonom Barclays Capital di Singapura, Prakriti Sofat, mengatakan, pelemahan nilai mata uang bisa mendongkrak angka ekspor dan makin membuat pemerintah jadi terfokus untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi di tengah angka inflasi yang cenderung stabil.

"Tujuan utama kebijakan Bank Sentral Vietnam ini tak lain dan tak bukan untuk menyeimbangkan permintaan dan ketersediaan mata uang asing dan juga untuk mendukung eksportir," kata Sofat.

Bulan lalu, neraca perdagangan Vietnam kembali melebar dari bulan sebelumnya, setelah jatuhnya ekpor. Defisit Vietnam bulan lalu mencapai 1,15 miliar dollar AS, setelah bulan sebelumnya defisit hanya sebesar 742 juta dollar AS.

Sebelumnya, Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung mengatakan, ekonomi Vietnam bisa tumbuh 7 persen tahun ini, lebih tinggi dari proyeksi awal tahun yang sebesar 6,5 persen atau pertumbuhan ekonomi Vietnam tahun lalu yang sebesar 5,3 persen. (Agung Ardyatmo/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau