Persiapan piala aff

Boaz Masih Mangkir

Kompas.com - 18/08/2010, 14:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Boaz Salossa, pemain timnas Indonesia, dipastikan kembali mangkir dari pelatnas tahap kedua yang akan digelar pada Rabu (18/8/2010) sore. Pasalnya, penyerang Persipura itu belum tiba di Jakarta.  

"Tadi malam, Boaz dan (Ian) Kabes belum sampai. (Imanuel) Wanggai sudah," ungkap Wolfang Pikal, asisten pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, saat dihubungi Kompas.com.

Dua pemain Persipura tersebut seharusnya sudah bisa mengikuti pelatnas sejak Senin (16/8/2010). Namun, keduanya bisa belum bergabung dengan tim hingga saat ini. Adapun Wanggai, yang sebelumnya absen, dipastikan sudah bisa mengikuti pelatnas yang digelar di Lapangan C, Senayan, pada pukul 16.00 nanti.

Menurut Pikal, pihaknya sudah melakukan upaya untuk menghubungi Boaz. "Sekretaris tim sudah menghubunginya. Namun, kami tak bisa menghubungi Boaz dalam empat hari terakhir. Mungkin dia sedang pulang ke rumah ibunya atau neneknya, dan menurut orang Persipura tidak ada sinyal di sana," papar Pikal.

Meskipun demikian, Pikal mengatakan bahwa pihaknya belum membuat keputusan atas sikap indispliner yang dilakukan penyerang berusia 24 tahun itu. "Belum ada keputusan apa pun. Kami mau berbicara dulu dengan Boaz terkait alasan mangkir. Mungkin saja sakit," tukas Pikal. Kompas.com berusaha mengonfirmasi masalah ini kepada Boaz. Namun, telepon genggam penyerang kelahiran Sorong, Papua, itu tidak aktif.

Sementara itu, Pikal mengatakan, Kabes sudah bisa mengikuti pelatnas karena dia dijadwalkan akan bergabung dengan pasukan "Merah-Putih" pada malam ini.

Traning camp diadakan sebagai persiapan bagi timnas untuk berlaga pada Piala AFF yang akan digelar pada Desember nanti. Ramadhan ini, latihan tahap kedua diikuti 23 dari 26 pemain yang dipanggil timnas. Timnas menargetkan komposisi ideal tim inti yang terdiri dari tujuh pemain belakang, tujuh pemain tengah, empat penyerang, dan tiga kiper.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau