Jatim

Pasar Murah Hanya "Lips Service"

Kompas.com - 19/08/2010, 16:32 WIB

SURABAYA,KOMPAS.com- Menjelang Lebaran, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah di delapan titik. Dalam pasar murah ini, 40.000 paket murah kebutuhan pokok akan dibagikan kepada kaum miskin. Namun, bagi sebagian anggota DPRD Jatim kegiatan ini hanyalah isapan jempol belaka, karena hanya menyentuh sebagian kecil masyarakat miskin.

Anggota Komisi E DPRD Jatim dari Partai Hanura, Kuswanto, mengatakan, program penyediaan paket murah kebutuhan pokok hanya menyentuh sebagian kecil penduduk miskin di Jatim.

"Dengan jumlah 40.000 paket yang disediakan, ini hanyalah lip service belaka," kata Kuswanto, Kamis (19/8/2010), di sela rapat dengar pendapat antara Komisi E DPRD Jatim dengan Biro Administrasi Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah Provinsi Jatim di Gedung DPRD Jatim, Surabaya.

Anggota Komisi E DPRD Jatim Erwin Budiyoto mengungkapkan, selama ini tolok ukur masyarakat miskin Jatim belum jelas. Menurutnya, data kemiskinan di Jatim berbeda-beda. Gubernur Jatim Soekarwo pernah mengatakan jumlah masyarakat miskin di Jatim tahun 2009 lalu mencapai 6.022.590 jiwa atau sekitar 16,1 persen dari total jumlah penduduk Jatim saat itu.

Kalau tahun ini jumlah penduduk di Jatim turun menjadi 5.529.300 jiwa, pemberian paket kebutuhan pokok murah 40.000 paket itu berarti hanya menjangkau 8,1 persen.

Keterbatasan dana

Menanggapi hal ini, Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah Provinsi Jatim Saiful Rachman mengatakan, karena terkendala keterbatasan dana, program pasar murah baru bisa ditujukan pada sebagian kecil masyarakat miskin di Jatim. "Meski baru sebagian kecil, kami berharap program ini tepat sasaran," paparnya.

Rencananya, pasar murah akan digelar di delapan titik, yaitu Surabaya (dua titik), Madiun, Trenggalek, Bojonegoro, Situbondo, Jombang, dan Pamekasan. Di delapan titik itu disediakan 40.000 paket kebutuhan pokok senilai Rp 85.000 per paket.

Menurut Saiful, Pemprov Jatim akan membagikan 40.000 kupon paket pada kaum miskin di delapan titik tersebut. Karena itu, hanya 40.000 orang miskin yang dapat membeli paket tersebut dengan harga masing-masing paket Rp 15.000.

"Setiap paket berisi beras lima kilogram, minyak goreng satu liter, gula dua kilogram, mi instant 10 bungkus, dan kecap 600 milli liter. Kami juga memberikan 500 paket kebutuhan pokok gratis untuk panti asuhan," tambah Saiful.

Penyelenggaraan pasar murah di delapan titik ini menghabiskan anggaran sekitar Rp 2,8 miliar. Paket-paket kebutuhan pokok itu ditujukan pada masyarakat miskin, khususnya yang berkategori sangat miskin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau