Formula 1

McLaren Harus Lebih Kreatif!

Kompas.com - 19/08/2010, 17:26 WIB

KOMPAS.com - Team principal McLaren Martin Whitmarsh menegaskan, timnya harus lebih kreatif lagi untuk mengembangkan mobilnya, jika ingin menjadi juara dunia Formula 1 (F1) 2010. Jika tidak, maka harapan untuk mengejar Red Bull Racing, yang kini memuncaki klasemen, bakal pupus.

Hampir sepanjang paruh pertama F1 musim ini, McLaren selalu memimpin, karena kecepatan mobilnya nyaris tak tertandingi, berkat penggunaan F-duct. Tetapi, mereka sekarang justru tak berdaya menghadapi Red Bull dan Ferrari, yang melakukan inovasi F-duct.

Malah sekarang, tim yang bermarkas di Woking tersebut tergeser ke peringkat dua konstruktor karena digeser Red Bull. Hasil GP Hungaria pada 1 Agustus lalu, yang membuat McLaren harus rela posisinya diambilalih "si Banteng", meskipun mereka hanya terpaut delapan poin.

Karena itu, Whitmarsh menegaskan bahwa McLaren harus segera bangkit. Pengembangan diffuser harus secepatnya dilakukan, dan tak boleh "asal-asalan".

"Kami tidak menunda proyek diffuser, tetapi kami berharap bisa menginvestasi sesuatu yang baru," ujar Whitmarsh kepada majalah Autosprint.

Dia juga berharap, Federasi Otomotif Internasional (FIA) segera memberi kejelasan tentang kontroversi sayap depan, yang terjadi pada Red Bull dan Ferrari. Sebab menurutnya, jika tes sayap depan di GP Belgia nanti lolos, maka McLaren bisa lebih kreatif untuk melakukan pengembangan.

"FIA perlu segera membuat kejelasan tentang wilayah ini," ujar Whitmarsh tentang sayap depan itu. "Jika tidak ada klarifikasi, kami juga akan menjadi sangat kreatif untuk membuat hal baru."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau