Penahanan abb

Keluarga Belum Tahu Pemindahan Ba'asyir

Kompas.com - 19/08/2010, 17:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyidik Polri berencana memindahkan tersangka tindak pidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir dari tahanan Bareskrim Polri ke tahanan Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Namun, hingga kini pihak keluarga Ba'asyir belum pernah mendapat pemberitahuan resmi mengenai rencana tersebut.

Asisten pribadi Ba'asyir, Hasyim, mengatakan, informasi tentang kepindahan itu justru dia dengar dari media. Meski begitu, pihak keluarga, menurut Hasyim, tidak menolak jika pihak Polri ingin memindahkan Ba'asyir ke tempat tahanan yang lebih baik kondisinya.

"Belum. Polisi belum ngomong soal rencana pemindahan itu. Baru desas-desus, tapi kalau mau dipindahkan ya kita ikut saja," kata Hasyim saat datang menjenguk Ba'asyir di tahanan Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (19/8/2010).

Hasyim menambahkan, rencananya pihak keluarga dan anggota Jamaah Ansharut Tauhid pimpinan Baasyir juga akan datang menjenguk ke tahanan Mabes Polri pada Jumat (20/8/2010) besok. "Ya, rencananya dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, sebagian dari kerabat dan JAT akan menjenguk ustad jam 16.00 besok," katanya.

Kondisi Ba'asyir, menurut Hasyim, saat ini masih cukup baik. Hanya saja, ada gangguan pada asam lambung. "Makanya, sejak hari Minggu kemarin ustad cuma makan roti tawar saja saat buka dan sahur," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau