JAKARTA, KOMPAS.com — Penyidik Polri berencana memindahkan tersangka tindak pidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir dari tahanan Bareskrim Polri ke tahanan Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Namun, hingga kini pihak keluarga Ba'asyir belum pernah mendapat pemberitahuan resmi mengenai rencana tersebut.
Asisten pribadi Ba'asyir, Hasyim, mengatakan, informasi tentang kepindahan itu justru dia dengar dari media. Meski begitu, pihak keluarga, menurut Hasyim, tidak menolak jika pihak Polri ingin memindahkan Ba'asyir ke tempat tahanan yang lebih baik kondisinya.
"Belum. Polisi belum ngomong soal rencana pemindahan itu. Baru desas-desus, tapi kalau mau dipindahkan ya kita ikut saja," kata Hasyim saat datang menjenguk Ba'asyir di tahanan Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (19/8/2010).
Hasyim menambahkan, rencananya pihak keluarga dan anggota Jamaah Ansharut Tauhid pimpinan Baasyir juga akan datang menjenguk ke tahanan Mabes Polri pada Jumat (20/8/2010) besok. "Ya, rencananya dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, sebagian dari kerabat dan JAT akan menjenguk ustad jam 16.00 besok," katanya.
Kondisi Ba'asyir, menurut Hasyim, saat ini masih cukup baik. Hanya saja, ada gangguan pada asam lambung. "Makanya, sejak hari Minggu kemarin ustad cuma makan roti tawar saja saat buka dan sahur," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang