Andhika-Ussy Nikah Dua Tahun Lagi

Kompas.com - 20/08/2010, 12:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty sudah mantap dalam menjalin hubungan cinta. Mereka berencana menikah dua tahun lagi.

"Kalau rencanaku sih dua tahun lagi. Sekarang aku kan (berumur) 29, berarti 31," kata penyanyi tersebut ketika diwawancara di Jakarta, Kamis (19/8/2010) malam.

Sebenarnya, lanjut Ussy, Andhika sudah lama mengajaknya menikah. Namun, hingga kini, ibu satu anak itu masih belum siap. Ia beralasan belum tega meninggalkan keluarganya.

Sambung Ussy, ia pernah mengajak kekasihnya untuk bertunangan tahun depan. Namun, Andhika tak setuju karena bertunangan tidak ada dalam ajaran agama Islam, yang dianut oleh keduanya.

"Aku sih pernah bilang sama dia, tahun depan kalau enggak ada apa-apa tunangan yuk, terus beberapa tahun lagi kawin, jadi sudah gampang. Tapi, kata dia, ya janganlah tunangan, lagian enggak ada di Islam," cerita Ussy.

Mantan istri pengusaha asal Kalimantan, Yusuf Sugianto, tersebut mengaku sudah yakin dengan pilihannya. Ia menegaskan bahwa ia tak mau terburu-buru menikah bukan karena trauma terhadap rumahtangganya yang pernah kandas.

Senada dengan Ussy, Andhika pun sudah memantapkan pilihannya atas Ussy. Bahkan, presenter acara musik layar kaca Inbox yang juga menyanyi itu rela menanti sampai Ussy siap melepas status jandanya. "Aku temuin keseriusan di hatiku bahwa memang dia yang aku ingin. Itu jadi salah satu motivasiku untuk tetap sabar dan nunggu. Aku anggap ini sekalian ujian dan proses untuk membina hubungan yang baik dan komitmen yang kuat," papar Andhika. (ANI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau