Formula 1

Schumi Santai Hadapi Penalti 10 Grid

Kompas.com - 20/08/2010, 20:52 WIB

KOMPAS.com - Michael Schumacher mendapat penalti 10 grid pada GP Belgia pekan depan. Meskipun demikian, pebalap veteran asal Jerman ini tetap tenang menghadapinya, bahkan dia menilai hukuman tersebut masih "ringan".

Schumi--sapaan Schumacher--terkena hukuman 10 grid karena terbukti bersalah di GP Hungaria. Pebalap Mercedes GP ini dinilai melakukan manuver berbahaya saat perebutan posisi 10 di Sirkuit Hungaroring, sehingga mengancam nyawa mantan rekan setimnya di Ferrari, Rubens Barrichello.

Dengan hukuman tersebut, sudah pasti Schumi akan kehilangan banyak waktu di Sirkuit Spa. Tetapi, mantan juara dunia tujuh kali Formula 1 tersebut justru merasa, dia masih bisa mengambil keuntungan dari kondisi itu (hukuman)--terutama untuk memahami mobilnya.

"Spa selalu merupakan trek favoritku dan sejauh ini, hanya itu alasan. Saya benar-benar menantikan untuk kembali ke sana dan membalap," ujarnya. "Itu tak pernah terlupakan sejak saya terakhir berada di sana.

"Akhir pekan kami nanti akan ternoda oleh penalti grid dan konsekuensinya, akan sulit untuk berharap meraih sesuatu yang spesial dari balapan. Tapi di sisi lain, setiap kilometer balapan menjadi penting karena kami bisa belajar dari hal itu seraya memahami mobil. Saya pasti tetap akan berusaha untuk meraih hasil terbaik."

Rekan setim dan juga kompatriot Schumi, Nico Rosberg, berharap Mercedes bisa membuat sebuah langkah maju pada balapan nanti, setelah mereka mengalami kesulitan selama balapan musim 2010.

"Semoga akhir pekan depan kami bisa membalap dengan baik, setelah menikmati liburan pendek," ujarnya. "Balapan terakhir di Hungaria sulit bagi kami, tetapi saya tahu bahwa setiap orang di pabrik sudah bekerja keras, sehingga kami berharap bisa membalap lebih baik lagi di Spa."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau