KOMPAS.com - Michael Schumacher mendapat penalti 10 grid pada GP Belgia pekan depan. Meskipun demikian, pebalap veteran asal Jerman ini tetap tenang menghadapinya, bahkan dia menilai hukuman tersebut masih "ringan".
Schumi--sapaan Schumacher--terkena hukuman 10 grid karena terbukti bersalah di GP Hungaria. Pebalap Mercedes GP ini dinilai melakukan manuver berbahaya saat perebutan posisi 10 di Sirkuit Hungaroring, sehingga mengancam nyawa mantan rekan setimnya di Ferrari, Rubens Barrichello.
Dengan hukuman tersebut, sudah pasti Schumi akan kehilangan banyak waktu di Sirkuit Spa. Tetapi, mantan juara dunia tujuh kali Formula 1 tersebut justru merasa, dia masih bisa mengambil keuntungan dari kondisi itu (hukuman)--terutama untuk memahami mobilnya.
"Spa selalu merupakan trek favoritku dan sejauh ini, hanya itu alasan. Saya benar-benar menantikan untuk kembali ke sana dan membalap," ujarnya. "Itu tak pernah terlupakan sejak saya terakhir berada di sana.
"Akhir pekan kami nanti akan ternoda oleh penalti grid dan konsekuensinya, akan sulit untuk berharap meraih sesuatu yang spesial dari balapan. Tapi di sisi lain, setiap kilometer balapan menjadi penting karena kami bisa belajar dari hal itu seraya memahami mobil. Saya pasti tetap akan berusaha untuk meraih hasil terbaik."
Rekan setim dan juga kompatriot Schumi, Nico Rosberg, berharap Mercedes bisa membuat sebuah langkah maju pada balapan nanti, setelah mereka mengalami kesulitan selama balapan musim 2010.
"Semoga akhir pekan depan kami bisa membalap dengan baik, setelah menikmati liburan pendek," ujarnya. "Balapan terakhir di Hungaria sulit bagi kami, tetapi saya tahu bahwa setiap orang di pabrik sudah bekerja keras, sehingga kami berharap bisa membalap lebih baik lagi di Spa."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang